Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Layanan cepat, mudah, dan transparan untuk siswa, guru, serta masyarakat dalam pengurusan administrasi madrasah.
Abdul Hakim Siregar, S.Pd.I., M.S.I
Kepala Madrasah
Selamat datang di layanan PTSP Madrasah kami. Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima, cepat, dan transparan kepada seluruh warga madrasah.
Maklumat Pelayanan
Dengan ini kami menyatakan sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan dan apabila tidak menepati janji ini, kami siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Layanan Online
Pilih jenis layanan yang tersedia untuk mempermudah pengurusan administrasi di madrasah Anda.
Tim Humas
Orang-orang di balik publikasi dan komunikasi madrasah.
Berita Terbaru
Informasi & kegiatan terbaru
Tim Riset MAN IC Tapanuli Selatan Raih Pendanaan SOBAT Bumi 2026, Usung Gerakan Desa Karbon Positif
21 Aug 2026
MAN IC Tapsel (Humas)— Prestasi kembali ditorehkan MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan di tingkat nasional. Tim Riset MAN IC Tapanuli Selatan berhasil menjadi salah satu tim terpilih dalam Kompetisi SOBAT BUMI 2026 yang diselenggarakan oleh PT United Tractors Tbk, dengan mengusung inovasi lingkungan bertajuk “TAPSEL BIOCHAR MOVEMENT: Gerakan Desa Karbon Positif – Mengembalikan Karbon ke Tanah, Stop Bakar, Mulai Subur.”Keberhasilan tersebut diraih setelah tim mengikuti rangkaian seleksi proposal yang diikuti oleh sekolah-sekolah dari berbagai daerah di Indonesia. Berdasarkan hasil evaluasi dan penilaian penyelenggara, proposal MAN IC Tapanuli Selatan dinyatakan lolos dan berhak memperoleh dukungan pendanaan sebesar Rp2.500.000 dari PT United Tractors Tbk untuk mendukung implementasi program yang telah dirancang.Capaian ini menjadi prestasi membanggakan sekaligus menunjukkan kemampuan murid MAN IC Tapanuli Selatan dalam mengembangkan gagasan inovatif yang berangkat dari persoalan nyata di tengah masyarakat.Melalui TAPSEL BIOCHAR MOVEMENT, tim mengangkat persoalan pengelolaan limbah biomassa pertanian yang selama ini masih banyak dilakukan melalui pembakaran terbuka. Praktik tersebut tidak hanya menghilangkan potensi bahan organik yang dapat dimanfaatkan kembali, tetapi juga berkontribusi terhadap pelepasan karbon dan pencemaran udara.Sebagai alternatif, tim memperkenalkan pendekatan “Stop Bakar, Mulai Subur”, yakni mengolah biomassa pertanian menjadi biochar untuk kemudian dikembalikan ke tanah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas tanah, mendukung produktivitas pertanian, sekaligus mendorong praktik pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.Program ini tidak berhenti pada pengembangan produk, tetapi juga diarahkan sebagai sebuah gerakan edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Melalui konsep Gerakan Desa Karbon Positif, tim ingin membangun kesadaran bahwa limbah biomassa memiliki nilai guna apabila dikelola dengan metode yang tepat.Tim Riset MAN IC Tapanuli Selatan terdiri atas Sahira Latifa, Muhammad Maulana Siregar, Aufa Aulia, Nazwa Amelia Pos Pos, Rofiqoh Adzkia DalimuntheDalam proses penyusunan proposal hingga pengembangan inovasi, tim mendapatkan pendampingan dari Mis Ariska Ainun Jamila Rambe selaku pembimbing.Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari komitmen MAN IC Tapanuli Selatan dalam menumbuhkan budaya riset dan inovasi di kalangan murid. Madrasah terus mendorong peserta didik untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan lingkungan dan sosial yang berkembang di masyarakat.Kepala MAN IC Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tim riset tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan riset yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan gagasan yang kontekstual, aplikatif, dan memberi manfaat bagi masyarakat.“Prestasi ini patut kita syukuri dan apresiasi. Gagasan yang dikembangkan para murid tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga mempunyai nilai kebermanfaatan bagi lingkungan dan masyarakat. Kami berharap pendanaan ini menjadi awal bagi tim untuk mengimplementasikan inovasinya secara lebih nyata dan terukur,” ungkapnya.Ia menambahkan, MAN IC Tapanuli Selatan akan terus memberikan ruang bagi para murid untuk mengembangkan minat, kreativitas, kemampuan riset, serta kepedulian terhadap isu-isu strategis, termasuk persoalan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.Melalui dukungan pendanaan SOBAT BUMI 2026, Tim Riset MAN IC Tapanuli Selatan selanjutnya akan memasuki tahapan implementasi dan pengembangan program. Diharapkan TAPSEL BIOCHAR MOVEMENT dapat menjadi model gerakan sederhana yang dapat diterapkan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi limbah biomassa pertanian.Keberhasilan ini sekaligus memperkuat semangat MAN IC Tapanuli Selatan sebagai “Kampus Prestasi Mandiri Islami”, dengan terus menghadirkan prestasi yang tidak hanya membanggakan madrasah, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Rapat Bidang Madrasah Bersama BK Fokuskan Penguatan Karier dan Prestasi Murid
21 Aug 2026
MAN IC Tapsel (Humas) — MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan terus memperkuat sistem pembinaan murid melalui sinergi lintas bidang. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui rapat bidang madrasah bersama tim Bimbingan dan Konseling (BK) yang membahas strategi peningkatan karier, prestasi, serta pendampingan perkembangan murid secara terarah dan berkelanjutan.Rapat tersebut menitikberatkan pada pentingnya pembinaan murid yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian permasalahan, tetapi juga pada pengembangan potensi, penguatan karakter, perencanaan karier, serta optimalisasi prestasi akademik dan nonakademik.Dalam pembahasan, tim BK didorong untuk semakin memperkuat pemetaan potensi setiap murid. Pemetaan tersebut meliputi minat, bakat, capaian akademik, kecenderungan karier, kemampuan sosial, kedisiplinan, hingga perkembangan pribadi selama mengikuti pendidikan di madrasah.Pendekatan pembinaan diarahkan secara individual dan berkesinambungan. Setiap murid diharapkan memiliki rekam perkembangan yang dapat menjadi dasar bagi guru BK, wali kelas, pembina asrama, guru mata pelajaran, serta unsur pimpinan madrasah dalam memberikan pendampingan yang lebih tepat.Pembinaan karier juga menjadi salah satu fokus utama. Murid perlu mendapatkan pendampingan sejak dini dalam mengenali pilihan pendidikan lanjutan, perguruan tinggi, sekolah kedinasan, studi luar negeri, maupun jalur pengembangan karier lainnya yang sesuai dengan kemampuan dan potensi masing-masing.Selain itu, rapat menekankan pentingnya membangun budaya prestasi melalui target yang realistis dan terukur. Murid tidak hanya diarahkan untuk mengikuti berbagai kompetisi, tetapi juga dibina agar memiliki kesiapan, disiplin latihan, konsistensi belajar, kemampuan mengevaluasi hasil, serta kemauan untuk terus berkembang.Dalam prosesnya, BK diharapkan tidak berjalan sendiri. Kolaborasi dengan wali kelas, guru mata pelajaran, pembina asrama, orang tua, serta bidang-bidang terkait di madrasah menjadi bagian penting dari sistem pembinaan yang terpadu.Pendekatan pembinaan juga diarahkan untuk mengedepankan komunikasi yang edukatif dan humanis. Setiap catatan perkembangan murid bukan semata-mata dipandang sebagai bentuk penilaian, melainkan sebagai bahan untuk menentukan bentuk pendampingan, penguatan, dan tindak lanjut yang sesuai.Melalui pola tersebut, madrasah ingin memastikan bahwa setiap murid memperoleh ruang untuk berkembang sesuai potensi terbaiknya. Murid yang memiliki capaian baik diberikan penguatan dan kesempatan pengembangan lebih lanjut, sementara murid yang masih menghadapi hambatan diberikan pendampingan secara bertahap dan terukur.Rapat juga membahas pentingnya evaluasi berkala terhadap hasil pembinaan. Perkembangan akademik, prestasi, kedisiplinan, kemampuan adaptasi, serta kesiapan karier murid perlu dipantau secara periodik agar program pendampingan dapat terus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.Kepala MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, menegaskan bahwa pembinaan murid harus diarahkan pada pengembangan manusia secara utuh.“Pembinaan bukan hanya dilakukan ketika murid menghadapi masalah. Justru yang lebih penting adalah bagaimana kita mampu membaca potensi mereka, mengarahkan, mendampingi, dan membuka jalan agar setiap murid dapat berkembang, berprestasi, serta memiliki arah masa depan yang jelas,” ujarnya.Ia juga menekankan agar seluruh unsur madrasah memiliki persepsi yang sama bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan murid dalam membangun karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi pendidikan tinggi dan kehidupan setelah lulus.Melalui rapat tersebut, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan diharapkan semakin memiliki sistem pembinaan murid yang terintegrasi, berbasis data perkembangan, dan berorientasi pada masa depan.Sinergi antara bidang madrasah dan Bimbingan Konseling menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mampu menghasilkan murid berprestasi, tetapi juga memiliki kematangan pribadi, kesiapan karier, dan karakter yang kuat.Dengan semangat Kampus Prestasi Mandiri Islami, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan dan pembinaan yang mampu mengantarkan setiap murid mengenali potensi, meningkatkan prestasi, serta mempersiapkan masa depan secara terarah.
MAN IC Tapsel Pertegas Tapal Batas Tanah Madrasah dengan Penanaman Pohon Jambu
20 Aug 2026
MAN IC Tapsel (Humas) — MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan melakukan penegasan batas bidang tanah madrasah yang berbatasan langsung dengan kawasan Objek Wisata Bukit Simago-mago. Kegiatan tersebut dilakukan melalui penanaman pohon jambu di sepanjang area batas tanah sebagai penanda fisik tambahan terhadap batas eksisting lahan madrasah.Penanaman pohon dilaksanakan pada titik-titik yang berada di sepanjang garis batas penguasaan tanah MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menjaga kejelasan batas bidang tanah, mengamankan aset, serta mencegah terjadinya pergeseran maupun ketidakjelasan batas pemanfaatan lahan di kemudian hari.Dalam administrasi pertanahan, keberadaan tanda batas memiliki fungsi penting untuk memberikan kepastian mengenai letak dan posisi batas suatu bidang tanah. Oleh karena itu, selain mengacu pada patok maupun tanda batas yang telah ada, MAN IC Tapanuli Selatan menambahkan penanda alami berupa pohon jambu sebagai penguat visual terhadap garis batas tanah madrasah.Kepala MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tertib pengelolaan dan pengamanan aset negara yang berada dalam penguasaan madrasah.“Penanaman pohon jambu ini merupakan bagian dari upaya kita memperjelas batas fisik tanah madrasah. Dengan adanya penanda yang mudah dikenali di lapangan, diharapkan batas antara lahan MAN IC Tapanuli Selatan dengan kawasan di sekitarnya, termasuk kawasan Objek Wisata Bukit Simago-mago, dapat tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.Ia menambahkan bahwa penegasan batas tersebut tidak dimaksudkan untuk mengubah maupun menetapkan ulang batas yuridis bidang tanah, melainkan sebagai langkah pemeliharaan dan pengamanan tanda batas berdasarkan batas yang selama ini telah diketahui dan dikuasai secara fisik.Selain berfungsi sebagai penanda batas, pemilihan pohon jambu juga menjadi bagian dari upaya penghijauan kawasan madrasah. Ketika tumbuh besar, deretan pohon tersebut diharapkan membentuk batas alami yang jelas, memberikan nilai ekologis, sekaligus memperkuat tata ruang kawasan MAN IC Tapanuli Selatan.MAN IC Tapanuli Selatan memandang pengamanan batas tanah sebagai bagian penting dalam tata kelola Barang Milik Negara (BMN). Kejelasan batas bidang tanah diperlukan untuk mendukung tertib administrasi, tertib fisik, serta memberikan kepastian dalam pemanfaatan aset untuk kepentingan penyelenggaraan pendidikan.Kegiatan penanaman pohon di sepanjang batas tersebut juga menjadi langkah preventif untuk menghindari potensi tumpang tindih pemanfaatan lahan, sekaligus menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat maupun pengelola kawasan yang berbatasan langsung dengan lingkungan madrasah.Melalui kegiatan ini, MAN Insan Cendekia Tapanuli Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga, memelihara, dan mengamankan aset madrasah secara bertanggung jawab, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang tertata, hijau, dan berkelanjutan.MAN Insan Cendekia Tapanuli SelatanKampus Prestasi Mandiri Islami
Informasi Terkini
Pengumuman resmi & dokumen yang dapat diunduh oleh publik.